Kelas Ibu Hamil Dan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil Desa Kersagalih

Kelas Ibu Hamil  merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. 

Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 20 minggu s/d 32 minggu dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Di kelas ini ibu-ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh dan sistimatis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Kelas ibu hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga kesehatan dengan menggunakan paket Kelas Ibu Hamil yaitu Buku KIA, Flip chart (lembar balik), Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil, Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil dan Buku senam Ibu Hamil.

Berikut dokumentasi kegiatan kelas ibu hamil desa Kersagalih Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya :


(Foto Ibu Bidan Sri Hartati, AM. Keb ketika memberikan penyuluhan kepada kelas ibu hamil)


(Foto Ibu Eneng Dina Rosdiani, S.Kep., Ners selaku pemegang program Triple Eliminasi)
 ketika meberikan penyuluhan kepada kelas ibu hamil


("Ibu Eneng Dina Rosdiani, S.Kep., Ners" "Bidan Nenden Ayu, Amd. Keb" dan "Ibu Susi, Amd.Kep ")
Ketika pelayanan kesehatan kepada ibu hamil


(Pelayanan Kesehatan Kepada ibu hamil)

Beberapa keuntungan Kelas Ibu Hamil adalah: 
  • Materi diberikan secara menyeluruh dan terencana sesuai dengan pedoman kelas ibu hamil yang memuat mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular seksual dan akte kelahiran. 
  • Penyampaian materi lebih komprehensif karena ada persiapan petugas sebelum penyajian materi.
  • Dapat mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan penjelasan mengenai topik tertentu. 
  • Waktu pembahasan materi menjadi efektif karena pola penyajian materi terstruktur dengan baik. 
  • Ada interaksi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan. 
  • Dilakukan evaluasi terhadap petugas Kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistim pembelajaran. 








Komentar