Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran.
Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 20 minggu s/d 32 minggu dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Di kelas ini ibu-ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh dan sistimatis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Kelas ibu hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga kesehatan dengan menggunakan paket Kelas Ibu Hamil yaitu Buku KIA, Flip chart (lembar balik), Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil, Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil dan Buku senam Ibu Hamil.
Apa itu HIV dan AIDS?
Human Immunodeficiency Virus, atau HIV, adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).
HIV secara drastis dapat menurunkan
sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus,
dan infeksi lainnya menyerang tubuh Anda. Tidak seperti virus lainnya,
tubuh Anda tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya. Jika Anda terinfeksi
HIV, Anda akan memilikinya sepanjang hidup.
AIDS adalah kondisi yang paling parah
dari penyakit HIV dan ditandai dengan munculnya penyakit lain, seperti
kanker dan berbagai infeksi, yang muncul seiring dengan melemahnya
sistem kekebalan tubuh Anda.
Apa saja tanda-tanda dan gejala HIV dan AIDS?
Meskipun Anda tidak menunjukkan
gejala apapun, Anda masih dapat menularkan virus ke orang lain. Ini
karena HIV dapat memakan waktu hingga 2 sampai 15 tahun dalam
memunculkan gejala. Anda mungkin memiliki HIV dan masih terlihat sehat
dan berfungsi secara normal. Anda tidak dapat mengetahui secara pasti
apakah Anda memiliki HIV sampai Anda diperiksa.
HIV tidak langsung merusak organ
Anda, tetapi akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga
memungkinkan terjadi berbagai penyakit lainnya, terutama infeksi, untuk
menyerang tubuh Anda. Gejala pertama dari HIV mirip dengan infeksi virus
lainnya:
- Demam
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Sakit otot
- Kehilangan berat badan
- Pembengkakan kelenjar di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha
AIDS adalah tahap lanjutan progresif
dari infeksi HIV. HIV dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh, sehingga
menyebabkan banyak kondisi infeksi lainnya. Jika Anda memiliki AIDS,
Anda mungkin memiliki beberapa kondisi menular pada waktu yang sama,
mislanya :
- Infeksi, baik satu atau bahkan beberapa, contohnya tuberkulosis, infeksi sitomegalovirus, kriptokokus meningitis, toksoplasmosis, cryptosporidiosis.
- Kanker. Misalnya kanker paru-paru, kanker ginjal atau limfoma, dan sarkoma Kaposi.
- Tuberkulosis (TB). Di negara-negara yang miskin sumber daya, TB adalah infeksi yang paling umum yang terkait dengan HIV, dan merupakan penyebab utama kematian di antara orang dengan AIDS.
- Sitomegalovirus. Virus herpes yang umum ini ditransmisikan dalam cairan tubuh seperti air liur, darah, urin, air mani, dan air susu ibu. Sistem kekebalan tubuh yang sehat akan membuat virus tidak aktif. Namun, jika sistem kekebalan tubuh melemah, virus muncul kembali dan menyebabkan kerusakan pada mata, saluran pencernaan, paru-paru, atau organ lain.
- Kandidiasis. Kandidiasis adalah infeksi yang juga sering terjadi terkait HIV. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan menyebabkan lapisan putih dan tebal pada selaput lendir mulut, lidah, kerongkongan, atau vagina.
- Kriptokokus meningitis. Meningitis adalah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Meningitis kriptokokal adalah infeksi sistem saraf umum pusat yang terkait dengan HIV, disebabkan oleh jamur yang ditemukan di dalam tanah.
- Toksoplasmosis. Infeksi yang mematikan ini disebabkan oleh Toxoplasma gondii, parasit yang menyebar terutama oleh kucing. Kucing yang terinfeksi juga memiliki parasit dalam tinja mereka, dan parasit kemudian dapat menyebar ke hewan lain dan manusia.
- Cryptosporidiosis. Infeksi ini disebabkan oleh parasit usus yang umum ditemukan pada hewan. Anda dapat kontak dengan cryptosporidiosis ketika Anda menelan makanan atau air yang terkontaminasi. Parasit tumbuh di usus Anda dan saluran empedu, menyebabkan diare parah kronis pada orang dengan AIDS.
- Selain infeksi, Anda juga berisiko mengalami kanker dan masalah neurologis serta masalah ginjal ketika Anda memiliki AIDS.
Berikut dokumentasi kegiatan kelas Ibu hamil dan pemeriksaan HIV AIDS Desa Ciwarak Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikamalaya :
(Foto Ibu Bidan Desa Ciwarak Herher Tita Hernawati, S.Tr.Keb, samping kiri layar memakai baju putih)
(Foto Ibu Bidan Desa Ciwarak Ina Wahyuni, Amd.Keb, samping kanan layar memakai baju putih)
(Foto Ibu Bidan Desa Ciwarak Ina Wahyuni, Amd.Keb, samping kanan layar memakai baju putih)
(Foto programer HIV AIDS Ibu Eneng Dina Rosdiani, S.Kep ketika kegiatan kelas Ibu hamil)
(kumpulan Foto ketika kegiatan kelas Ibu hamil dan pemeriksaan HIV AIDS)
(Foto Tim Kerja UPT Puskesmas Jatiwaras bersama kelas Ibu hamil Desa Ciwarak)
Beberapa keuntungan Kelas Ibu Hamil adalah:
- Materi diberikan secara menyeluruh dan terencana sesuai dengan pedoman kelas ibu hamil yang memuat mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular seksual dan akte kelahiran.
- Penyampaian materi lebih komprehensif karena ada persiapan petugas sebelum penyajian materi.
- Dapat mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan penjelasan mengenai topik tertentu.
- Waktu pembahasan materi menjadi efektif karena pola penyajian materi terstruktur dengan baik.
- Ada interaksi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.
- Dilakukan evaluasi terhadap petugas Kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistim pembelajaran.
Manfaat Tes HIV :
- Test HIV itu sederhana dan cepat, dan memberikan kita kendali atas kesehatan diri sendiri
- Bila hasil tes HIV positif, kita bisa segera mengakses pengobatan AntiRetroViral (ARV) yang harus diminum setiap hari untuk menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh
- Pengobatan AntiRetroViral (ARV) yang diakses sejak dini memastikan hasik pengobatan yang lebih baik, sehingga kita bisa menjaga kesehatan, dan menjalani hidup yang panjang dan produktif
- Kalau kita tahu kita hidup dengan virus HIV, kita bisa mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah orang yang kita sayangi dari tertular HIV
- Dengan mengetahui status HIV kita, kita bisa membantu menghentikan epidemi AIDS.
Layanan tes HIV dan konseling disebut sebagai VCT
(Voluntary Counseling and Testing). Tes HIV biasanya berupa tes darah
untuk memastikan adanya antibodi HIV di dalam sampel darah.
Jangan khawatir, sesuai dengan namanya, tes HIV bersifat
sukarela dan rahasia. Sebelum melakukan tes HIV, kita akan mengikuti
sesi konseling untuk mengetahui tingkat risiko infeksi dari perilaku
selama ini dan bagaimana nantinya harus bersikap setelah mengetahui
hasil tes HIV.
Sedangkan untuk tes cepat dapat juga digunakan tes usapan selaput lendir mulut.



Komentar
Posting Komentar